Pada kompetisi sepak bola di luar Indonesia, menjadi juara pada putaran pertama, memberikan kebanggaan tersendiri. Karena, dengan menjadi juara pada putaran pertama, bisa menjadi motivasi bagi pemain untuk kembali menduduki peringkat pertama pada klasemen akhir.

Keberhasilan Sriwijaya FC memenangkan pertandingan melawan KS Tiga Naga di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, dengan skor 2-0 pada hari Kamis tanggal 21 Oktober 2021, membawa klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu kokoh berada di puncak klasemen Grup A Liga 2 Indonesia tahun 2021 dengan total 12 poin, meskipun masih memiliki satu pertandingan sisa melawan PSMS Medan pada hari Kamis tanggal 28 Oktober 2021 mendatang.

Dua gol Sriwijaya FC pada pertandingan melawan KS Tiga Naga itu, diciptakan oleh Dedi Hartono pada menit 76 dan Imam Bagus Kurnia di menit 82.

Meski berhasil mendapatkan kemenangan, namun pelatih Sriwijaya FC, Nilmaizar, menilai bahwa di babak pertama anak asuhnya tidak sabar. Akibat dari tidak sabar itu, banyak peluang yang terbuang.

“Babak pertama, anak-anak terburu-buru. Kalau mereka lebih tenang dan lebih sabar, kita mungkin bisa membuat gol, karena peluang itu ada di depan. Tapi alhamdulillah, babak kedua mulai tenang dan sudah mulai fokus, sehingga peluang yang ada bisa dimanfaatkan menjadi gol.” katanya saat konferensi pers usai pertandingan.

Dirinya pun mengakui permainan dari lini belakang KS Tiga Naga yang cukup unik, sehingga menyulitkan anak asuhnya untuk menembus. “Compact Defend KS Tiga Naga ini sangat luar biasa. Enam, delapan, sembilan pemain di belakang. Itu kalau di dalam taktik sepak bola, memang sangat repot untuk memecahkan pertahanan seperti itu. Costarica sama Brasil saja, cetak gol di menit 89 di Piala Dunia, baru bisa.” tutur mantan pelatih Tim Nasional Indonesia itu.

Sementara itu, Kapten Tim Sriwijaya FC, M. Nur Iskandar, mengakui persiapan timnya sudah cukup baik dalam melayani KS Tiga Naga. Dirinya pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh supporter dan masyarakat Sumsel yang tetap mendukung dan mendo’akan dari rumah.

“Kita mencoba mengimbangi mereka, kita coba menekan di babak pertama. Tapi hasilnya, kami belum bisa mencetak gol di babak pertama. Alhamdulillah, kami jadi lebih baik di babak kedua. Kita menang.” jelas Nur Iskandar.

Saat ini, Sriwijaya FC berada di peringkat pertama dengan total 12 poin dari 4 pertandingan dengan memasukkan bola sebanyak 8 kali ke gawang lawan dan kebobolan hanya 1 kali. Peringkat dua ditempati oleh PSPS Riau dengan 7 poin, PSMS Medan di peringkat ketiga dengan 5 poin, menyusul Semen Padang di posisi ke empat dengan total poin yang sama. Sedangkan KS Tiga Naga, berada di peringkat 5 dengan total dua poin dan di peringkat terakhir yaitu Babel United dengan total 1 poin.

Hendri Zainuddin, Presiden Klub Sriwijaya FC