PEKANBARU — Sampai saat ini, Sriwijaya FC sudah menjalani enam pertandingan di Babak Penyisihan Grup A Liga 2 Indonesia Tahun 2021. Dari enam pertandingan yang sudah dijalani, klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu, sudah mendapatkan enam belas poin dari lima kemenangan dan satu kali hasil imbang.

Posisi yang didapat saat ini, belum terlalu aman. Pasalnya, PSPS Riau dan PSMS Medan masih menempel pergerakan Sriwijaya FC di klasemen sementara dengan total poin yang sama, yakni sembilan.

Sriwijaya FC akan menghadapi Semen Padang pada hari Rabu tanggal 10 November 2021 di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru. Kemenangan merupakan target realistis yang harus diwujudkan oleh Telaubun dan kawan-kawan. Pasalnya, tambahan tiga poin dari pertandingan ini, hampir memastikan lolos ke babak delapan besar, meski belum mengunci.

PSPS Riau dan PSMS Medan yang saat ini mendapatkan sembilan poin, masih menyimpan empat pertandingan. Tambahan sembilan poin dari tiga kemenangan dan satu poin dari pertemuan kedua tim, akan membawa mereka mendapatkan sembilan belas poin dan menempel Sriwijaya FC. Selain itu, kedua tim ini harus berharap KS Tiga Naga berhasil mengalahkan Sriwijaya FC.

Kondisi ini akan berubah jika PSPS Riau atau PSMS Medan ada yang tersandung, alias tidak berhasil memanfaatkan pertandingan sisa dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Semen Padang, KS Tiga Naga, dan Babel United, yang saat ini berada di peringkat empat, lima, dan enam, masih mempunyai potensi untuk berada posisi di peringkat kedua.

Meski hampir memastikan lolos ke babak delapan besar jika berhasil mengalahkan Semen Padang, namun tambahan minimal satu poin saat bertemu PSPS Riau, KS Tiga Naga, dan PSMS Medan, akan membawa klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) ini berada di peringkat pertama klasemen akhir, serta lolos ke Babak Delapan Besar Liga 2 Indonesia Tahun 2021.

Menanggapi sisa pertandingan yang ada, Pelatih Sriwijaya FC, Nilmaizar, sejatinya telah mengingatkan anak asuhnya untuk tidak kendor. Dirinya menegaskan, seluruh pertandingan adalah laga final. “Tidak ada kita mau tahan-tahan. Bagi kita, semua laga adalah final.” tuturnya. (ohs)

Hendri Zainuddin, Presiden Klub Sriwijaya FC